Bagaimana membuat latar
belakang menjadi blur
70mm f/2.8 dengan lensa Sigma 24-70mm f/2.8
Banyak pemula sering bertanya, bagaimana membuat latar belakang menjadi blur
saat foto potret? Sebenarnya caranya mudah, dan tidak kurang dari tiga langkah.
Sebelumnya, Anda memerlukan kamera digital SLR, karena kamera DSLR memiliki
sensor besar dan Anda dapat menukarnya dengan lensa potret. Walaupun demikian,
Anda bisa mencoba mengunakan kamera compact meski hasilnya kurang maksimal.
Langkah Pertama: Set zoom anda ke titik maksimal
Contoh, bila anda memiliki lensa 18-55m, maka set zoom lensa Anda ke 55mm. Bila
Anda memiliki lensa telephoto zoom, seperti 55-250mm, ini lebih baik lagi.
Pakai lensa ini dan set zoom lensa Anda ke 85mm sampai 135mm. Rentang fokal ini
ideal untuk foto potret
Langkah Kedua: Posisikan model Anda sejauh mungkin dari latar belakang
Semakin jauh jarak antara latar belakang dengan model dibanding jarak model
ke kamera, semakin blur latar belakang kamera.
Langkah Ketiga: Set bukaan / aperture lensa Anda sebesar mungkin
Semakin besar bukaan semakin blur latar belakangnya, bila Anda memiliki
lensa 18-55mm f/3.5-5.6. Maka, set bukaan Anda ke f/5.6 (ini bukaan maksimal di
rentang fokal 55mm.Bila Anda kurang puas dengan hasil lensa 18-55mm, saya sarankan untuk membeli lensa 50mm f/1.8 atau 85mm f/1.8. Meski lensa tersebut tidak bisa zoom, tapi maksimal bukaan sangat besar, sehingga lebih cocok untuk foto portrait.
Faktor yang menyebabkan latar belakang foto menjadi blur / kabur
Banyak fotografer baik pemula maupun mahir, sering membuat latar belakang
menjadi kabur. Memang foto semacam ini sangat populer karena membuat objek yang
di foto menjadi lebih menonjol. Selain itu juga foto menjadi lebih enak
dipandang.
Mudah membuat latar belakang menjadi kabur karena saya
mengunakan kamera berukuran sensor "full frame" atau sekitar 24X
lebih besar daripada kamera saku biasa
Apa saja faktor yang membuat latar belakang foto menjadi kabur?
1. Bukaan lensa (Aperture)
Dengan mengunakan bukaan lensa yang besar (f/2.8 atau lebih besar lagi
seperti f/1.4), maka latar belakang menjadi lebih kabur.Semakin besar bukaan, semakin kecil angkanya.
2. Rentang fokal lensa (Lens focal length)
Semakin besar rentang fokal lensa yang digunakan, maka latar belakang
menjadi lebih kabur. Contoh: Latar belakang foto yang diambil dengan rentang
fokal lensa 55mm lebih kabur daripada bila diambil dengan rentang fokal lensa
18mm.
3. Rasio jarak antara subjek foto dengan kamera dan jarak antara subjek
dengan latar belakang.
Semakin dekat jarak kamera ke subjek foto dan semakin jauh jarak subjek foto
dengan latar belakang, maka foto menjadi lebih kabur.Contoh: Bila jarak kamera ke subjek foto 1 cm, dan jarak subjek foto ke latar belakang 20 m, maka bisa dipastikan latar belakang menjadi sangat kabur. Hal ini karena rasio/perbandingan jarak sangat besar.
Sebaliknya bila jarak kamera ke subjek foto 20m, dan jarak subjek foto ke latar belakang 1 cm, maka bisa dipastikan latar belakang menjadi sangat jelas / tajam.
4. Ukuran sensor dalam kamera Anda.
Ukuran sensor kamera bervariasi, semakin besar, semakin mudah membuat latar
belakang menjadi blur. Kamera ponsel atau kamera saku memiliki ukuran sensor
yang relatif kecil dibandingkan dengan kamera digital SLR. Di dalam kamera
digital SLR, terbagi lagi beberapa jenis ukuran sensor.
Yang paling kecil sampai yang paling besar yaitu: Four thirds (rasio 4
banding 3), ada yang crop sensor 1.6 (Canon), 1.5 (Nikon, Pentax, Sony), ada
juga yang full frame (Nikon, Sony) dan medium format (Phase One, Leica S2).
Foto disamping diambil dengan kamera saku yang berukuran
sensor kecil, selain itu saya memakai rentang fokal lensa pendek, yaitu 28mm
sehingga latar belakang masih sangat tajam
Kesimpulan
Lalu bagaimana membuat latar belakang foto atau yang diluar dari fokus
menjadi sangat kabur? Sederhana sajaPakai lensa dengan bukaan besar, gunakan rentang fokal yang besar (jauh), perhatikan rasio jarak subjek foto dan latar belakang, dan gunakan kamera dengan ukuran sensor yang besar.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar