ANW.maGZ

  • NEWS
  • HITS
  • ARTICLE
    • life Style
      • BUSINESS
      • ENTERTAINMENT
      • FASHION
      • FOOD
      • COMMUNITY
    • EDUCATION
      • BELAJAR FOTOGRAFI
      • ILMU KOMUNIKASI
      • PUBLIC RELATIONS
    • SOCIAL AND CHARITY
    • MY CERPEN
    • MY TRAVELLER
    • SUCCESS AND MOTIVATION
  • ANW SHOP
    • TAS (BAG)
    • SEPATU (SHOES)
    • BAJU (SHIRT)
    • ACCESSORIES
  • ANW COMPANY
    • COMPANY PROFILE
    • PANDUAN PEMESANAN/GUIDE TO ORDER
      • PANDUAN ANW TRAVEL AND TOUR
      • PANDUAN ANW PHOTOGRAPHY
      • PANDUAN ANW SHOP
    • TESTIMONIAL
  • Menu
  • ANW.maGZ
7 Tips menjadi Public speaker yang handal



Penting bagi kita untuk mempunyai kemampuan untuk berbicara di depan umum atau yang biasa disebut sebagai public speaking. Dengan modal percaya tinggi kita bisa sukses sebagai public speaker yang handal, tetapi bukan berarti orang yang pemalu tidak bisa menjadi public speaker, kemampuan berbicara di depan umum bisa diasah.

1.Di depan cermin
Semua awal dari metode pembelajaran adalah berlatih, berlatih untuk menjadi public speaker yang baik adalah berlatihlah berbicara di depan dengan nada dan intonasi gaya anda sendiri Bagi yang belum mampu berbicara dengan baik, anda bisa berlatih melihat anda di cermin,berlatihlah di depan cermin milik anda sendiri jangan di spion mobil orang kalian akan di kira maling spion. 


2. Presentasi
kalo cara pertama adalah dengan berbicara di depan cermin maka manfaatkanlah Presentasi sebagai prakteknya, misalkan melakukan presentasi seperti di sekolah, kuliah, dan di kantor, dengan memberikan presentasi atau menjawab pertanyaan, itu sudah melatih anda berbicara di depan umum. Saat presentasi berlangsung, kemampuan bicara menjadi perhatian utama. Karena, dalam presentasi, kesiapan materi hanya memegang 20% faktor kesuksesan, yang 80% adalah kemampuan public speaking. 

 3. Berbicara Sendiri
anda bisa berbicara sendiri saat berjalan, duduk, membaca, secara tidak langsung itu semua bisa membantu kemampuan berbicara anda, dan mengatur intonasi suara anda. Anda sendiri bisa membedakan mana suara yang lebih enak di di dengar saat orang lain sedang berbicara. 
(note: jangan berlebihan saat berbicara  sendiri jika tidak ingin di sebut orang gila)

 4.Memahami Materi 
Sebelum menjadi seorang Public Speaking, Anda harus mempelajari terlebih dahulu seluk-beluk hal yang harus anda bahas nantinya. Dan jangan berbicara menurut pemikiran dari sisi anda. Sebaiknya berfikir jugalah dari sudut pandang para pendengar. Hal tersebut akan membuat Anda semakin berbaur kepada para pendengar. 

5.Merubah Persepsi
Merubah persepsi anda , berbicara di depan umum bukan sesuatu yang menakutkan, jangan berpikiran apabila anda melakukan kesalahan  saat public speaking dunia akan berhenti, tentu tidak, dunia akan tetap berjalan sebagaimana mestinya, jadikanlah sebuah kesalahan sebagaimana koreksi hal yang tidak harus terulang di kesempatan berikutnya, jangan jadikan kesalahan sebagai ketakutan atau akhir dari hidup anda,
Detik-detik sebelum acara di mulai, anda terserang rasa grogi takut?  Sampai sampai ingin mati rasanya? Terlebih lagi jantung anda tak henti-hentinya berdebar dengan kencang. Ikuti solusi singkat ini! Ambilah nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan-lahan. Lakukanlah beberapa kali, lalu pandang audients, dan jadikanlah ini presentasi terbaik anda sepanjang hidup anda. 

6.Penampilan
Berpenampilan lah dengan sebaik mungkin, namun jangan berlebihan. Bukan hanya dari pakaian yang sedang anda kenakan, tapi juga dilihat dari cara berjalan anda, gerak gerik, hingga cara anda bertutur kata. jadikan kesempatan yang ada untuk menunjukan penampilan terbaik anda.

7.Update Pengetahuan
Update terus pengetahuan anda, bukan hanya bidang yang anda kuasai saja, tapi sebaiknya seluruh bidang. Dengan begitu wawasan anda pun semakin luas. Dan biasa menjadi bahan pembicaraan bagus untuk di kaitkan dalam bahan bicara anda. dengan wawasan yang luas akan meningkatkan kepercayaan diri anda, karena anda akan selalu siap dengan setiap pertanyaan yang muncul, dan bisa menjadi bahan ketika anda lupa materi yang anda akan sampaikan dengan membahas topik lain sambil anda mengingat yang akan anda bahas,(Note: Topik yang tidak jauh berbeda)

Selamat Mencoba .. :)
Beri komentar dan share ya,,

by :Arie nata Wijaya
Baca juga Artikel lainnya di sini :  http://anwmagz.blogspot.co.id


Cinta Jejaring Sosial


Cinta Jejaring Sosial,, kali ini gue akan menceritakan cerita Fakta yang mungkin terjadi sama orang-orang, Cinta jejaring Sosial bukan cintanya sama facebook,twitter,line, dan apalah namanya, tapi cinta yang di pertemukan lewat jejaring sosial, sekarang banyak banget  software aplikasi masanger dan tidak menutup kemungkinan, cinta jejaring sosial itu terjadi, pengguna jejaring sosial di indonesia, salah satu pengguna terbanyak di dunia, gue ga heran lagi dengan penduduk indonesia secara mayoritas anak muda  indonesia Alay  bukan hanya di kalangan anak muda petinggi-petinggi negaranya kadang juga alay,Presiden kita aja punya Twitter, biar bisa ngupdate,,, hadduuh,, masalah penduduk indonesia yang terlalu banyak itu juga akibat lonjakan lahirnya anak yang terlalu cepat, bagaimana tidak, gue pernah baca, salah satu orang indonesia punya istri 9 setiap istri punya anak 3, itu baru yang ke expose, bagaimana yang tidak, jadi jangan heran lagi sama kalo penduduk indonesia terus bertambah.
Nah karna banyaknya  penduduk indonesia  Cinta jejaring Sosial pasti pernah terjadi (termasuk gue) hahahaa,,,

Gue tau ko para pengguna jejaring sosial punya fakta menarik, yang pasti selalu terlihat cantik/ganteng,keren,cool, biar orang mau temenan sama kita, dan ada juga yang kadang bikin status dan profil sok elite, supaya terlihat glamour dan dapat jodoh orang kaya, tapi masih banyak yang apa adanya sederhana, yang mengatakan ini gue.
Sebelumnya kenalin dulu nama gue Dimas yaa gue seorang mahasiswa (ga usah lengkap ga papa kan, kalo lengkap entar sampai nama tetangga gue di kampung ) hhee,, ya, yang namanya cinta itu ga lepas deh dari kehidupan anak remaja jaman sekarang, apalagi yang masih mau cari jodoh, saat ini gue jomblo (promo) :D, Gue salah satu termasuk Cinta jejaring Sosial, gue yakin sebagian dari kalian pernah mengalaminya,  terbilang gue anak rumahan, yang sehari-harinya Cuma di temani sama laptop dan mouse dan dunia masanger, gue pernah ngalamin jatuh cinta bahkan jatuh dari tangga,dari tangan gue yang patah sampai hati gue yang patah juga, sejak saat itu gue mutusin gue habisin waktu gue Cuma depan laptop dan temen dunia maya gue, hmmm,,,,
kalo orang banyak mengatakan cinta itu datang karena tatapan, ya mungkin saja,tapi bukan tidak mungkin tak bertatapun bisa merasakan dan di pertemukan oleh cinta, itu yang di namakan cinta jejaring sosial ( cinta yang tak bertatapan), ya suatu hari gue  buka facebook, berharap gue punya banyak temen, dan bukan tidak mungkin gue menemukan pasang hidup gue,,

Setiap ada orang yang add gue, gue selalu buka profil dia foto-foto dia, gue ga mau temenan sama sembarangan, siapa tau dia penipu, foto asli hati palsu,foto palsu hati asli masih mending.
Waktu itu pagi hari saat gue libur kuliah,  sambil malas-malasan habis mandi  gue buka laptop gue buka facebook karena ga ada yang di kerjain hari ini, biasa pertama kali gue menyeleksi yang bakal jadi temen baru Fb gue hari ini(terlihat so banget yah,, hahaha ) satu persatu gue buka dan gue lihat profil, tapi yang paling pertama foto profil dan album foto,biar ketahuan foto asli atau foto bajakan(palsu) . kalo cantik ya bisa jadi kemungkinan bisa PDKT dulu,hhee

Ada hal yang tak biasa pun terjadi sebuah kejadian yang sangat berbeda hari ini, mata gue terhenti di salah satu Nama fb seseorang, aneh banget perasaan gue berbeda dan padahal biasa saja,, hahaha
Ada hal yang menarik perhatian gue,yang pasti cewe, ya namanya Rizza Pertiwi ,terkesan aneh hari ini, karna dia cantik gue konfirmasi aja, setelah gue konfirmasi  tak lama kemudian ada inbox masuk.:
Rizza Pertiwi : “Thanks ya for accept me to your friends girl”
Oww, dia nginboxin gue ,waah ga biasanya di inboxin orang, apalgi cewe cantik,, :D 
Langsung aja gue balas, : “U’r welcom, and thanks for add me, J (pake emtion biar kelihatan ramah)hhaha, nice to meet you.
Rizza Pertiwi : yaa, nice to meet you to, salam kenal ya dimas, ;)
Itu salah satu percakapan pertama gue samaRizza Pertiwi ya semenjak itu  gue selalu berhubungan sama dia, sms’n, telponan,,  seiring berjalannya waktu  gue ngerasa nyaman, ngerasa dia orang yang paling ngerti hidup gue, saling perhatian, sampai kami berencana untuk menjalin sebuah hubungan, yang parahnya  kami ga pernah ketemu sebelumnya, ga pernah bertatapan, gue rasa cinta itu datang karena saling mengenal bukan saling melihat tapi saling merasakan,merasakan damai saat mendengar kabarnya baik entah lewat masanger,sms, call, selama ini kami saling bercerita tentang kehidupan kami, menceritakan dari yang sebenarnya ga penting hingga jadi topik yang paling penting dan rutin tiap hari, tiap pagi,siang ,malam nanyain udah makan belom, yaa, bagi para jomblo terdengar alay,ngapain nanyain tiap hari  kalo laper ntar juga bisa makan sendiri, itu dia yang menyebabkan dia jomblo, dia terlau cuek hingga membuat pasangan kurang di perhatikan terus pergi, karna dia ga mau di sebut anak alay, padahal itu hanya kata yang biasa, tapi berkesan sangat luar biasa di hati pasangan kita. Yang gue tau, kami sama, sama-sama pernah luka, dan lari ke jejaring sosial,mencoba dan membuka lembaran baru, kami berencana bertemu untuk yang pertama kalinya, dan akan langsung melangsungkan pertunangan di keesokan harinya.
Saatnya tiba Kami bertemu  untuk yang pertama kalinya, dan ga Salah dia seseorang persis di foto itu, dan kami berbicara, saling bercerita, kami mengatakan, “Aku mencintaimu bukan karna hal apapun tapi Cuma hanya satu hal KAU MENGISI HIDUPKU DAN TUHAN TELAH MENRENCANAKAN KITA UNTUK BERSAMA”
KITA SEBUT PERJALAN KITA ADALAH 

“CINTA JEJARING SOSIAL”
“Gue yakin kalian di antaranya,  meskipun ga sama gue, yang saling perhatian di jejaring sosial,belum pernah ketemu, ya lanjutin aja kalo ngerasa sama2 nyaman kenapa ngga,  jodoh ga kemana jika saat ini Cuma d jejaring sosial, Semoga Tuhan Mempertemukan, di pertemukan dengan rasa “Cinta Jejaring Sosial”

CerpenOriginalbyanw@Copyright2015
http://anwmagz.blogspot.co.id
FOLLOW TWITTER : @Arienatawijaya



Model Komunikasi Dalam Public Relations
Berikut ini adalah bagan dari orientasi Public Relations, yakni image building (membangun citra), dapat dilihat sebagai model komunikasi dalam Public Relations.



2.2       Teori Khusus
2.2.1           Public Relations
Penulis menemukan bahwa definisi dari Public Relation sangat beragam, karena itu penulis akan memaparkan definisi Public Relation dari beberapa pakar yang dikutip dari buku “Handbook Of Public Relation” karya Elvinaro Ardianto, tahun 2011, halaman 8, sebagai berikut:
a.         Public Relations adalah fungsi manajemen yang menilai sikap-sikap publik, mengidentifikasi kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur dari individu atau organisasi atas dasar kepentingan public dan melaksanakan rencana kerja untuk memperoleh pengertian dan pengakuan publik.        

b.         Sementara menurut Denny Griswold (Wilcox,dkk.2006), PR adalah fungsi manajemen yang mengevaluasi publik, memperkenalkan berbagai kebijakan dan prosedur dari suatu individu atau organisasi berdasarkan kepentingan publik, dan membuat perencanaan, serta melaksanakan suatu program kerja dalam upaya memperoleh pengertian dan pengakuan publik.

c.         Sedangkan menurut J.C. Seidel PR adalah proses kontinu dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh goodwill (itikad baik) dan pengertian dari pelanggan, pegawai, dan public yang lebih luas; ke dalam mengadakan analisis, sedangkan ke luar memberikan pernyataan-pernyataan.

Dari ketiga definisi tentang Public Relation diatas, dapat disimpulkan bahwa Public Relation adalah sebuah fungsi manajemen yang bersifat berkelanjutan (kontinu) yang didalam nya adalah usaha-usaha untuk menilai dan mengevaluasi sikap publik yang lalu memperkenalkannya kedalam sebuah organisasi serta melaksanakan rencana kerja atas dasar kepentingan masyarakat banyak (public) dalam upaya nya untuk memperoleh itikad baik (goodwill), pengertian publik, dan pengakuan publik.

2.2.2           Fungsi Public Relations
       Dalam buku professional Public Relations (2011), pakar Public Relations internasional, Cutlip & Centre and Canfield (1982) merumuskan fungsi Public Relations sebagai berikut :

1.         Menunjang aktivitas utama manajemen dalam mencapai tujuan bersama (fungsi melekat pada manajemen lembaga/organisasi).
2.         Membina hubungan yang harmonis antara organisasi dengan publiknya yang merupakan khalayak sasaran.
3.         Mengidentifikasi segala sesuatu yang berkaitan dengan opini, persepsi dan tanggapan masyarakat terhadap organisasi yang diwakilinya atau sebaliknya.
4.         Melayani keinginan publiknya dan memberikan sumbang saran kepada pimpinan manajemen demi tercapainya tujuan dan manfaat bersama.
5.         Menciptakan komunikasi dua arah dan timbal balik, dan mengatur arus informasi, publikasi serta pesan dari organisasi ke publiknya atau sebaliknya, demi tercapainya citra positif bagi kedua belah pihak.
Fungsi humas bersifat melekat pada manajemen organisasi/perusahaan. Yaitu bagaimana humas dapat menyelenggarakan komunikasi dua arah atau timbal balik antara organisasi/lembaga yang diwakilinya dengan publik, yang artinya peranan ini turut menentukan sukses atau tidaknya misi, visi dan tujuan bersama dari organisasi/lembaga tersebut.

2.2.3       Peran Public Relations
               Peranan PR dalam suatu perusahaan akan sangat terlihat jika suatu organisasi terlihat aktif, bertanggung jawab dan menciptakan manfaat bagi masyarakat, maka orang-orang akan tertarik untuk bergabung dan akan simpatik pada perusahaan. Hal yang sebaliknya, jika suatu perusahaan bernuansa tidak aktif, tidak didukung penuh oleh anggota perusahaan maka kemungkinan sukses nya kecil.
               Mirip dengan hal yang telah diungkapkan di atas, seorang konsumen akan lebih suka membeli produk-produk atau jasa dan suatu perusahaan yang terkesan ramah, penuh perhatian kepada para karyawannya maupun kepada masyarakat. Image yang baik merupakan hasil dari Public Relations yang di manage dengan baik (Edy Sahputra, 2011:8).

               Peran Public Relations secara umum adalah dua arah yaitu berorientasi ke dalam (inward looking) dan berorientasi ke luar (outward looking). Dalam Ruslan (2003) Menurut Henry Fayol ada beberapa kegiatan dan sasaran Public Relations adalah :

1.    Membangun identitas dan citra perusahaan (building corporate identity and image).
a.     Menciptakan identitas dan citra perusahaan yang positif.
b.    Mendukung kegiatan komunkasi timbal balik dua arah dengan berbagai pihak.

2.    Menghadapi krisis (facing of crisis)
a.     Menangani keluhan dan menghadapi krisis yang terjadi dengan membentuk manajemen krisis dan public relations recovery of image yang bertugas memperbaiki lost of image and damage.

3.    Mempromosikan aspek kemasyarakatkan (promotion public causes)
a.     Mempromosikan yang menyangkut kepentingan publik
b.    Mendukung kegiatan kampanye sosial yang dilakukan pemerintah contohnya, kampanye sosial anti merokok, anti narkoba dan lain-lain. (Dalam buku Edy Sahputra sitepu,2011:32)

Selain itu peranan PR dalam suatu organisasi menurut Dozier & Broom, 1995 dalam buku Manajemen Public Relations dan Media Komunikasi terbagi menjadi empat kategori :
1. Penasehat Ahli (Expert Prescriber)
               Seorang praktisi pakar public relations yang berpengalaman dan memiliki kemampuan tinggi  dapat membantu mencarikan solusi dalam penyelesaian masalah hubungan dengan publiknya (Public Relationship). Hubungan praktisi pakar dengan manajemen organisasi seperti hubungan antara dokter dan pasiennya. Artinya , pihak manajemen bertindak pasif untuk menerima atau mempercayai apa yang telah disarankan atau usulan dari pakar PR (expertpresciber) tersebut dalam memecahkan dan mengatasi persoalan publik relations yang tengah dihadapi oleh organisasi berangkutan.

2. Fasillitator Komunikasi ( Communication Fasilitator)
               Dalam hali ini, praktisi PR bertindak sebagai komunikator atau mediator untuk membantu pihak manajemen dalam hal untuk mendengar apa yang diinginkan dan diharapkan oleh publiknya. Dipihak lain, dia juga dituntut mampu menjelaskan kembali keinginan, kebijakan dan harapan organisasi kepada pihak publiknya. Sehingga dengan komunikasi timbal tersebut dapat tercipta saling pengertian, mempercayai, menghargai, mendukung dan toleransi yang baik dari kedua belah pihak.

3. Fasilitator Proses Pemecahan Masalah (Problem solving process fasilitator)
               Peranan praktisi PR dalam proses pemecahan persoalan public relations  ini merupakan bagian dari tim manajemen. Hal ini dimaksudkan untuk membantu pimpinan organisasi baik sebagai penasihat hingga mengambil tindakan eksekusi dalam mengatasi persoalan atau krisis yang tengah dihadapi secara rasional dan profesional.

4. Teknisi Komunikasi (Communication technician)
               Berbeda dengan tiga peranan praktisi PR profesional sebelumnya yang terkait erat dengan fungsi dan peranan manajemen organisasi. Peranan communication technician ini menjadikan praktisi PR sebagai journalist in resident yang hanya menyediakan layanan teknis komunikasi atau dikenal dengan methode of communication in organization. Sistem komunikasi dalam organisasi tergantung dari masing-masing bagian atau tingkatan, yaitu secara teknis komunikasi, baik arus maupun media komunikasi yang dipergunakan dari tingkat pimpinan dengan bawahan akan berbeda dari bawahan ke tingkat atasan.

2.2.4       Tujuan Public Relations
               Tujuan PR terlebih dahulu dibagi menjadi 2 yaitu tujuan PR dari kegiatan Internal dan Eksternal, Tujuan PR berdasarkan kegiatan internal relations dapat mencakup ke dalam beberapa hal yaitu :
1.    Mengadakan suatu penilaian terhadap sikap tingkah laku dan opini publik terhadap perusahaan, terutama ditujukan kepada kebijaksanaan perusahaan yang sedang dijalankan.
2.    Mengadakan suatu analisa dan perbaikan terhadap kebijaksanaan yang sedang dijalankan, guna mencapai tujuan  yang ditetapkan perusahaan dengan tidak melupakan kepentingan publik.
3.    Memberikan penerangan kepada publik karyawan mengenai suatu kebijaksanaan perusahaan yang bersifat objektif serta menyangkut kepada berbagai aktivitas rutin perusahaan.
4.    Merencanakan bagi penyusunan suatu staff yang efektif bagi penugasan yang bersifat internal public relations dalam perusahaan tersebut.

Tujuan dari Public Relations berdasarkan bentuk kegiatan eksternal relations, yaitu :
1.    Memperluas langganan atau pemasaran.
2.    Memeperkenalkan sesuatu jenis hasil produksi atau gagasan yang berguna bagi publik dalam arti luas.
3.    Mencari dan mengembangkan modal.
4.    memeperbaiki citra perusahaan terhadap pendapat masyarakat luas, guna mendapatkan opini publik yang positif.

2.3       Citra
Pada suatu perusahaan, citra menjadi hal yang pertama dilihat oleh publik, bagaimana citra perusahaan tersebut terbentuk itu adalah dari kinerja perusahaan tersebut menangani para pelanggan atau  kliennya. Jika perusahaan tersebut mempunyai kinerja yang bagus dan menangani pelanggan secara professional, maka citra perusahaan tersebut dapat menjadi positif perlu diketahui perusahaan dapat menghadapi publik yang sangat kritis. Dalam satu penelitian terhadap seratus top eksekutif, lebih dari 50% menganggap “penting sekali untuk memelihara publik yang baik”. Untuk membangun citra yang baik atau positif kita tidak perlu melepaskan kesan publik yang negatif. Namun kebanyakan perusahaan menganggap citra atau kesan yang baik dapat mendapatkan kesuksesan yang berkepanjangan.(Seitel,1992:193 dalam buku dasar-dasar Public Relation, 2011 hal  111, karya  Soleh Soemirat, M.S. dan Drs. Elvinaro Ardianto, M.si.)
Dalam membentuk citra biasanya yang bertugas adalah Public Relations, Pada umumnya PR mempermasalahkan : pembentukan goodwill, mutual understanding dan favourable public opinion. Sukatendel,(1990) mengungkapkan bahwa citra memang sengaja diciptakan agar bernilai positif.  Namun sering tidak jelas apa yang dimaksud dengan istilah tersebut sehingga Sukatendel menawarkan definisinya, yaitu PR adalah salah satu  metode komunikasi untuk menciptakan citra positif dari mitra organisasi atas dasar menghormati kepentingan bersama. (Soemirat,Ardianto,2010:112)

Kesan pertama dalam definisi ini :
  1. Komunikasi adalah ilmu. PR adalah bagian dari ilmu komunikasi, ilmu yang sedang tumbuh dan mulai disenangi.
  2. Citra adalah suatu istilah baru yang menarik. Banyak diperbincangkan saat ini oleh masyarakat. Kita perlu memanfaatkan momentum ini, sekaligus memasyaratkan pengertian dari perlunya PR.
  3. Mitra adalah juga istilah baru yang menarik. Memberi kesan saling memperhatikan. Inilah model masyarakat masa depan, sehingga PR sungguh berwawasan, sangat mendukung dalam mendukung suasan nasioanal yang membangun. Sangat cocok dengan pancasila.
  4. Kepentingan bersama (mutual interest) adalah esensi dan kegiatan PR jelas dan menggambarkan dua pihak (two way communication) jadi topic internasional. Masalah lingkungan (social dan fisik) yang perlu diperhatikan untuk keharmonisan umat manusia.

Mengacu kepada definisi yang ditawarkan itu terdapat empat  unsur penting :
  1. Salah satu metode komunikasi lainnya adalah:
-          Jurnalisitik, untuk kepentingan umum.
-          Propaganda, untuk kepentingan komunikator.
-          Iklan, untuk kepentingan perusahaan.
Metode komunikasi berarti cara mencapai tujuan dengan menggunakan ilmu komunikasi. PR untuk kepentingan bersama (organisasi dengan publiknya).

  1. Menciptakan citra positif : citra adalah kesan, perasaan, gambaran dari publik terhadap perusahaan; kesan yang dengan sengaja diciptakan dari suatu objek, orang, atau organisasi.

  1. Dari mitra organisasi : Wartawan adalah mitra PR, karena wartawan dapat digunakan PR sebagai media publisitas bagi kepentingan umum.

  1. Atas dasar menghormati kepentingan bersama. PR tidak hanya untuk kepentingan perusahaan atau organisasi namun PR juga harus membela kepentingan publiknya (mitranya).

2.4       Pengertian Citra
            Citra adalah cara bagaimana pihak lain memandang sebuah perusahaan, seseorang, suatu komite, atau suatu aktivitas. Setiap perusahaan mempunyai citra. Setiap perusahaan mempunyai banyak citra sebanyak jumlah orang yang memandangnya. Berbagai citra datang dari pelanggan perusahaan, pelanggan yang potensial, bankir, staf perusahaan, pesaing , distributor, pemasok, asosiasi dan gerakan pelanggan di sektor perdagangan yang mempunyai pandangan terhadap perusahaan (Katz, 1994:67-68).
            Ada banyak citra perusahaan, misalnya: siap membantu, inovatif, sangat memperhatikan karyawannya, bervariasi dalam produk, dan tepat dalam pengiriman. Tugas rangka dalam membentuk citranya adalah dengan mengidentifikasi citra seperti apa yang ingin dibentuk di mata masyaraka (Ardianto,2011:62).
            Menurut Frank Jefkins dalam bukunya Public Relations Technique, mengatakan bahwa citra adalah kesan seseorang atau  individu tentang sesuatu yang muncul sebagai hasil dari pengetahuan dan pengalamannya.(Ardianto,2011:62).

2.5       Jenis Citra
            Menurut Frank Jefkins, dalam bukunya Hubungan Masyarakat (Intermasa, 1992) ada beberapa jenis citra yang dikenal di dunia aktivitas hubungan masyarakat (public relations), dan dapat dibedakan satu dengan yang lain sebagai berikut :

  1. Citra cermin (mirror image)
Pengertian di sini bahwa citracermin yang diyakini oleh perusahaaan bersangkutan, terutama para pimpinannya yang selalu merasa dalam posisi baik tanpa mengacuhkan kesan orang luar. Setelah diadakan studi tentang tanggapan, kesan dan citra di masayarakat ternayata terjadi perbedaan antarayang diharapkan dengan kenyataan citra di lapangan, bisa terjadi justru mencerminkan “citra” negatifnya yang muncul.

  1. Citra kini (current image)
Citra merupakan kesan yang baik diperoleh dari orang lain tentang perusahaan atau organisasi atau hal yang lain berkaitan dengan produknya. Berdasarkan pengalaman dan informasi krang baik penerimaannya, sehingga dalam posisi tersebut pohak humas atau PR akan menghadapi risiko yang sifatnya permusuhan, kecurigaan, prasangka buruk, dan hingga muncul kesalah pahaman yang menyebabkan citra kini yang ditanggapi secara tidak adil atau bahkan kesan yang negatif diperolehnya.

  1. Citra keinginan (wish image)
Citra keinginan ini adalah seperti apa yang ingin dan dicapai oleh pihak manajemen terhadap lembaga/perusahaan, atau produk yang ditampilkan tersebut lebih dikenal, menyenangkan dan diterima dengan kesan yang selalu positif diberikan oleh publiknya atau masyarakat umum.

  1. Citra perusahaan (corporate image)
Jenis citra ini adalah yang berkaitan dengan sosok perusahaan sebagai tujuan utamanya, bagaimana menciptakan citra perusahaan yang positif, lebih dikenal serta doterima oleh publiknya, mungkin tentang sejarahnya, kualitas pelayanan nya prima, keberhasilan dalam bidang marketing, dan hingga berkaitan dengan tanggung jawab sosial sebagainya. Dalam hal ini pihak Humas/PR berupaya atau bahkan ikut bertanggung jawab untuk mempertahankan citra perusahaan,  agar mampu mempengaruhi harga sahamnta tetap bernilai tinggi utnuk berkompetisi di pasar bursa saham.

  1. Citra serbaneka (multiple image)
Citra ini merupakan pelengkap dari citra perusahaan di atas, misalnya bagaimana pihak PR akan menampilkan pengenalan terhadap identitas perusahaan, atribut logo, brand’s name, seragam para front liner, sosok gedung, dekorasi lobby kantor dan penampilan para profesionalnya. Semua itu kemudian diunifikasikan atau diidentikkan ke dalam suatru citra sebaneka yang diintegrasikan terhadap citra perusahaan.

  1. Citra penampilan (performance image)
Citra penampilan ini lebih dutujukan kepada subjeknya. Bagaimana kinerja atau penampilan diri para profesional pada perusahaan bersangkutan. Misalnya dalam memberikan berbagai bentuk dan kualitas pelayanannya, menyambut telepon, tamu, dan pelanggan serta publiknya, harus serba menyenangkan serta memberikan kesan yang selalu baik. Mungkin masalah citra penampilan ini kurang diperhatikan atau banyak disepelekan orang. Misalnya, dalam hal mengangkat secara langsung telepon yang sedang berdering dianggap sebagai tindakan interupsi, termasuk si penerima telepon masuk tidak nenyebut identitas nama pribadi  atau perusahaab bersangkutan merupakan tindakan kurang bersahabat dan melanggar etika. (Ruslan,2010:77)

2.6       Kerangka Pemikiran


4.TUJUAN DAN FUNGSI PR

Staf public relations bertanggung jawab terhadap perencanaan aktivitas-aktivitas public relations, menetapkan media komunikasi, dan membantu serta menasehati eksekutif lini (line executives) dalam melaksanakan tanggungjawab public relations, mengkoordinasikan dan mempersatukanfungsi-fungsi, menghilangkan duplikasi aktivitas-aktivitas, menjamin suatu program yang seimbang, dan menyajikan keterampilan khusus yang essensia ldalam memproduksi materi komunikasi.

 TUJUAN PR 
 Menurut Charles S. Steinberg: Menciptakan opini public yang favorable tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh badan yang bersangkutan. 
 Menurut Frank Jefkins Meningkatkan favorable image yang baik dan mengurangi atau bahkan mengikis habis sama sekali unfavorable image yang buruk.
 Menurut Dimock Marshall cs Secara positif: Berusaha untuk mendapatkan dan menambah penilaian dan goodwill suatu organisasi. Secara defensif: Berusaha untuk membela diri terhadap pendapat masyarakat yang bernada negatif, padahal organisasi tidak bersalah.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tujuan PR secara universal adalah untuk: 
 Menciptakan , Memelihara,meningkatkan,Memperbaiki Citra organisasi di mata publik yang disesuaikan dengan kondisi-kondisidaripada publik yang bersangkutan.

1. FUNGSI PR DALAM ORGANISASI, FUNGSI DAN TUGASNYA PR 
tidak mungkin memanifestasikan diri sebagai bagian khusus yang juga termasuk dalam suatu organisasi. PR ditunjang dengan keyakinan bahwa sepak terjang setiap organisasi itu ditentukan oleh relation dependency daris emua kelompok social pada umunya.Jika suatu manajemen menyadari bahwa semua fungsi dalam organisasi diresapi oleh keterikatan relasi atau oleh hakekat relasi-relasi yang menentukan pencapaian tujuan-tujuan organisasi, maka PR itu memang merupakan kebijaksanaan yang mengandung suatu visi yang ikut menentukan suatu kebijaksanaan. Hendaknya kita lihat organisasi-organisas iitu.

a. Dalam organisasi-organisasi kecil dengan sejumlah kecil personalia, PR dalam kaitannya dengan fungsi manajemen dilaksanakan oleh top manajer sendiri atau oleh salah seorang pembantunya secara langsung. Yang mencolok adalah bahwa dalam organisasi-organisasi kecil ini batasan-batasan antara PR, reklame, promosi, dan marketing dalam praktek komunikasi sehari-hari ternyata dapat berjalan lancar . 
b. Dalam organisasi-organisasi besar, PR bisa menimbulkan ketegangan-ketegangan dan hal ini harus diperhitungkan oleh pimpinan. PR sangat luas lingkup geraknya sehingga bisa menimbulakan kesan berlebihan dan di luar batas. Jika pimpinan tidak memberikan job decription yang jelas, maka akan muncullah konflik personal di dalam organisasi. Sebelum menjelaskan lebih lanjut mengenai fungsi, tugas dan kedudukan Humas, maka perlu diketahui terlebih dahulu apa yang dimaksudkan dengan fungsi. Fungsi berasal dari bahasa Latin functio artinya: Penampilan, pembuatan pelaksanaan atau kegiatan . 

Fungsi menurut Ralph Currier Davis dan Allan C Filly dalam bukunya Principles of Management: Fungsi menunjukkan suatu tahap pekerjaan yang jelas dan dapat dibedakan bahkan kalau perlu dipisahkan dari pekerjaan lain. 
Berfungsi atau tidaknya Humas, adalah dengan melihat apakah kegiatannya ada atau tidak. Ciri-ciri dari kegiatan Humas adalah:
 Adanya kegiatan komunikasi dalam organisasi yang berlangsung dua arah secara timbal balik
 Adanya usaha-usaha untuk memenuhi rasa tanggungjawab sosial seiring dengan upaya menunjang     pencapaian tujuan organisasi 
 Adanya upaya untuk memproyeksikan hal yang berkaitan dengan perusahaan masa lalu, sekarang       dan yang datang kepada publik internal dan eksternal 
 Adanya kegiatan penelitian yang berkaitan dengan sikap publik terhadap perusahaan/organisasi 
 Menyampaikan informasi berdasarkan fakta kepada publik 
 Menggunakan opini publik dan hasil penelitian lainnya sebagai input bagi perusahaan/organisasi. 

Konsep Fungsional Humas menurut Scott M. Cutlip dan Allen Center dalam bukunya Effective Public Relations: 
 Memudahkan dan menjamin arus opini yang bersifat mewakili dari publik suatu organisasi, sehingga    kebijaksanaan dan operasionalisasi organisasi dapat dipelihara keserasiannya dengan ragam                kebutuhan dan pandangan publik tersebut
 Menasehati manajemen mengenai jalan dan cara menyusun kebijaksanaan dan operasionalisasi           organisasi untuk dapat diterima secara maksimal oleh publik 
 Merencanakan dan melaksanakan program-program yang dapat menimbulkan penafsiran yang             menyenangkan terhadap kebijaksanaan dan operasionalisasi organisasi. 

Perumusan Fungsi Humas menurut Cutlip dan Center: 
 Menunjang kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan organisasi.
  Membina hubungan harmonis antara organisasi dengan publik, baik publik intern maupun publik            eksternal
 Menciptakan komunikasi dua arah timbal balik dengan menyebarkan informasi dari organisasi               kepada publik dan menyalurkan opini publik kepada organisasi 
 Melayani publik dan menasehati pimpinan organisasi demi kepentingan umum. 

Bertrand R. Canfield dalam bukunya Public Relations: Principles and Problems: Fungsi humas adalah: 
 Mengabdi kepada kepentingan umum
 Memelihara komunikasi yang baik 
 Menitikberatkan moral dan prilaku yang baik 

Menurut F. Rachmadi dalam bukunya Public Relations dalam Teori dan Praktek: 
Fungsi utama Public Relations adalah menumbuhkan dan mengembangkan hubungan baik antara lembaga/organisasi dengan publiknya, intern mapun ekstern, dalam rangka menanamkan pengertian, menumbuhkan motivasi dan partisipasi publik dalam upaya menciptakan iklim pendapat (opini publik) yang menguntungkan lembaga/organisasi. Selanjutnya dikatakan Public Relations mempunyai fungsi timbal balik ke luar dan ke dalam: Ke luar ia harus mengusahakan tumbuhnya sikap dan gambaran (image) masyarakat yang positif terhadap segala tindakan dan kebijakan organisasi atau lembaganya.
Ke dalam, ia berusaha mengenali, mengidentifikasikan hal-hal yang dapat menimbulkan sikap dan gambaran yang negatif (kurang menguntungkan) dalam masyarakat sebelum sesuatu tindakan atau kebijakan itu dijalankan.

Irving Smith Kogan dalam Modern Business Alexander Hamilton Institute, 1965: 
Fungsi pokok Public Relations antara lain adalah fungsi manajemen sebagai peneliti dan penilai selera dan sikap masyarakat, menyelaraskan kebijakan organisasi dengan kepentingan umum, serta merumuskan dan melaksanakan suatu program kerja untuk mendapat dukungan dan kepercayaan masyarakat. 

-Melihat fungsi Public Relations (Humas) sebagaimana disebutkan di atas maka ada 4 persyaratan dasar yang harus dipenuhi saat Humas menjalankan tugasnya. Persyaratan tersebut adalah: 
 Kemampuan mengamati dan menganalisis persoalan 
 Kemampuan menarik perhatian 
 Kemampuan mempengaruhi pendapat 
 Kemampuan menjalin hubungan dan suasana saling percaya 

-Agar dapat menjalankan tugas-tugas di atas, PR harus memiliki pemahamantentang fungsi dan pekerjaan seperti:
 Menulis, keahlian PR yang sangat mendasar mulai news release, pidato, brosur, hingga periklanan.
 Media relations, fungsi terdepan lainnya.
Merencanakan, fungsi manajemen seperti merencanakan special events, media events, dll.
 Konseling, dalam hubungan dengan manajemen dan interaksinya dengan publik.
 Penelitian, tindakan dan opini yang mempengaruhi perilaku dan kepercayaan.
 Publisitas, fungsi yang berhubungan dengan pemasaran yang seringkali disalahartikan sebagai ’           satu-satunya’ fungsi PR, yaitu menggerakkan publisitas positif bagi klien atau pimpinan,
 Komunikasi pemasaran, fungsi lain yang berhubungan dengan pemasaran, seperti merancang konsep brosur literatur penjualan dan promosi-promosi (IMC).
 Community relations, secara positif mengedepankan pesan-pesan citra organisasi dalam komunitas sekitar.
 Consumer relations, hubungan dengan konsumen melalui komunikasi verbal.
 Employee relations, berkomunikasi dengan semua pihak internal yang bekerja untuk perusahaan.
 Government affair, berhubungan dengan pihak-pihat yang memiliki hubungan pemerintahan dengan      organisasi
 Investor relations, berkomunikasi dengan para pemegang saham dan semua yang menjadi                   penasehat mereka.
 Special PR, berhubungan dengan publik yang unik (suku, kebuadayaan, dll) penting pada organisasi     tertentu.
 Public affairs dan manajemen issue, kebijakan publik dan dampaknya terhadap organisasi serta             mengidentifikasi dan menempatkan issue yang konsekwensinya dapat mempengaruhi perusahaan.
 Pengembangan website dan web interface, seringkali menciptakan apa yang menjadi tampilan muka     utama organisasi dengan publik, yaitu ebsitenya. Memantau world wide web dengan menanggapi         tantangan organisasional pada saat yang tepat

Untuk ini akan diberikan beberapa contoh karena ada bermacam-macam pendapat tentang rumusan fungsi dan tugas PR. Fungsi: membantu menentukan dan membantu perumusan kebijaksanaan 

Tugas/kegiatan:FUNGSI SEBAGAI TUGAS PENERANGAN
 menilai organisasi dari segi kemasyarakatan, dan tujuan organisasi dalam kehidupan budaya, dan il      mu pengetahuan bersama.
 antisipasi terhadap reaksi-reaksi Fungsi: PR memberikan masukan untuk penyelidikan terhadap 
     opini dan kebijaksanaan dan langkah–langkah interpestasinya bagaimana selanjutnya.
 memberi masukan untuk jangka pendek
 PR memberi masukan dalam jangka panjang 

Tugas/kegiatan: 
          memberi penilaian tentang pembagian tugas dan budget 
          memberi bimbingan kepada yang bekerja sama dengan pimpinan.
          memberi saran-saran untuk perbaikan intern. 

  Fungsi: Mengetahui situasi organisasi dan Opini publik. 
Tugas/kegiatan: 
         memelihara dan menyimpan dokumen 
         mengetahui perkembangan dalam kehidupan dan opini publik.
         menanamkan dan menyimpan daftar inventaris Fungsi: Menetapkan adanya kelompok-                         kelompok Publik Tugas/kegiatan: 
         membuat pemandangan tentang kelompok 
         publik yang relevan dari organisasi. 
         mengumpulkan data tentang bagaimana penilaian kelompok-kelompok publik yang relevan itu               terhadap organisasi
          menyusun dan menyimpan daftar alamat dan relasi 
          memberikan gambaran tentang karakteristik organisasi 

Fungsi: Presentasi organisasi 
Tugas/kegiatan: 
 mengembangkan kejelasan bertindak (kesatuan langkah) 
 menentukan garis/gerak untuk membentuk visualisasi dan bagian-bagiannya

Humas menjalankan fungsi dan tugas penerangan di dalam jajaran masing-masing.
           Penerangan sebagai wahana komunikasi ke dalam maupun ke luar. Ke dalam berusaha                         menjalankan ke dalam tubuh organisasi, ke luar memberikan informasi kepada masyarakat                   dan lingkungan. 
           Penyelenggaraan ke dalam dan ke luar berfungsi menjaring (filterisasi), mengelola dan                           menyajikan informasi yang diperlukan sehingga sesuai dengan kebutuhan komunikasi dari k                  elompok sasaran yang dituju. (AW. Wijaya)

HUMAS SEBAGAI FUNGSI MANAJEMEN 
 Menganalisa interest publik dan menetapkan sikap publik
 Menentukan dan menerjemahkan kebijaksanaan perusahaan/ organisasi 
 Merumuskan program aksi untuk menciptakan penerimaan dan goodwill masyarakat terhadap perusahaan/organisasi.

FUNGSI HUMAS SEBAGAI KOMUNIKATOR, MEDIATOR DANORGANISATOR 
Ketika humas menjalankan tugas operasionalnya (komunikator, mediator danorganisator ) harus : 
 Menunjang kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan organisasi 
 Membina hubungan harmonis antara organisasi dengan publik internal dan eksternal 
 Menciptakan komunikasi dua arah dengan menyebarkan informasi 
 Melayani publik dan ‘menasehati’ pimpinan untuk kepentinganumum 
 Membina hubungan harmonis antara organisasi dengan publik untuk mencegah hambatan                   psikologis baik yang ditimbulkan organisasi maupun dari pihak publik.




Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

MY PROFILE

MY PROFILE

Popular Posts

  • Model Komunikasi Dalam Public Relations
    Model Komunikasi Dalam Public Relations Berikut ini adalah bagan dari orientasi Public Relations , yakni image building (membangun...
  • Psikologi Komunikasi (Aanalisis Iklan)
    -           ANLISIS IKLAN TEH PUCUK HARUM Saya tertarik menganalisa tentang iklan  TeH Pucuk Harum , iklan sebelumnya seringkali iklan Te...
  • TUGAS CHARACTER BUILDING (ANALISIS TOKOH)
    TUGAS MAKALAH  CHARACTER BUILDING (ANALISIS TOKOH) SEORANG DAHLAN ISKAN BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang Memiliki s...
  • 3.METODE PUBLIC RELATIONS
    3. M ETODE PUBLIC RELATIONS Sebelum menjelaskan mengenai PR/Humas, maka perlu diuraikan terlebih dahulu pengertian komunikasi. Me...
  • “Sejarah dan Proses terjadinya Segregasi dan Apartheid”
    Sosiologi Antropologi “ Sejarah dan Proses terjadinya Segregasi dan Apartheid ” BAB I PENDAHULUAN 1.1     Latar Belakang ...
  • 22.Tips mengunakan elemen visual bayangan dalam fotografi
    Tips mengunakan elemen visual bayangan dalam fotografi Jauh sebelum era fotografi, bayangan menjadi sebuah elemen visual yang mena...
  • “Penyimpangan Pancasila Sebagai Ideologi”
    Pendidikan Pancasila “ Penyimpangan Pancasila Sebagai  Ideologi ” BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang     Di era glob...
  • CHARACTER BUILDING ANALISIS FILM TOKOH FILM
    CHARACTER BUILDING ANALISIS FILM TOKOH FILM (DENIAS SENANDUNG DI AIAS AWAN) SINOPSIS Denias adalah seorang anak laki-la...
  • 23.Memahami Exposure Value (EV) dan setelan low light
    Saat baru belajar fotografi, banyak yang menganggap bahwa cahaya di dalam ruangan seperti di dalam kantor yang diterangi lampu neon teran...
  • 2.PENGERTIAN & TEORI PUBLIC RELATIONS
    A. PENGERTIAN DAN DEFINISI PUBLIC RELATIONS  Public Relations terdiri dari dua buah kata, yaitu public dan relations. Dalam bahas...

ContacPerson (chatroom)

Pengikut

Labels Cloud

  • BELAJAR FOTOGRAFI
  • BUSINESS
  • FASHION
  • HITS
  • ILMU KOMUNIKASI
  • METODE PUBLIC RELATIONS
  • MY CERPEN
  • PENGANTAR PUBLIC RELATION
  • PENGERTIAN & TEORI PUBLIC RELATIONS
  • PERKEMBANGAN PUBLIC RELATION
  • PUBLIC RELATIONS
  • SUCCESS
  • TUJUAN DAN FUNGSI PR

Labels List Numbered

  • BELAJAR FOTOGRAFI
  • BUSINESS
  • FASHION
  • HITS
  • ILMU KOMUNIKASI
  • METODE PUBLIC RELATIONS
  • MY CERPEN
  • PENGANTAR PUBLIC RELATION
  • PENGERTIAN & TEORI PUBLIC RELATIONS
  • PERKEMBANGAN PUBLIC RELATION
  • PUBLIC RELATIONS
  • SUCCESS
  • TUJUAN DAN FUNGSI PR

ANW.maGZ

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Popular Posts

  • Model Komunikasi Dalam Public Relations
    Model Komunikasi Dalam Public Relations Berikut ini adalah bagan dari orientasi Public Relations , yakni image building (membangun...
  • Psikologi Komunikasi (Aanalisis Iklan)
    -           ANLISIS IKLAN TEH PUCUK HARUM Saya tertarik menganalisa tentang iklan  TeH Pucuk Harum , iklan sebelumnya seringkali iklan Te...
  • TUGAS CHARACTER BUILDING (ANALISIS TOKOH)
    TUGAS MAKALAH  CHARACTER BUILDING (ANALISIS TOKOH) SEORANG DAHLAN ISKAN BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang Memiliki s...
  • 3.METODE PUBLIC RELATIONS
    3. M ETODE PUBLIC RELATIONS Sebelum menjelaskan mengenai PR/Humas, maka perlu diuraikan terlebih dahulu pengertian komunikasi. Me...
  • “Sejarah dan Proses terjadinya Segregasi dan Apartheid”
    Sosiologi Antropologi “ Sejarah dan Proses terjadinya Segregasi dan Apartheid ” BAB I PENDAHULUAN 1.1     Latar Belakang ...
  • 22.Tips mengunakan elemen visual bayangan dalam fotografi
    Tips mengunakan elemen visual bayangan dalam fotografi Jauh sebelum era fotografi, bayangan menjadi sebuah elemen visual yang mena...
  • “Penyimpangan Pancasila Sebagai Ideologi”
    Pendidikan Pancasila “ Penyimpangan Pancasila Sebagai  Ideologi ” BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang     Di era glob...
  • CHARACTER BUILDING ANALISIS FILM TOKOH FILM
    CHARACTER BUILDING ANALISIS FILM TOKOH FILM (DENIAS SENANDUNG DI AIAS AWAN) SINOPSIS Denias adalah seorang anak laki-la...
  • 23.Memahami Exposure Value (EV) dan setelan low light
    Saat baru belajar fotografi, banyak yang menganggap bahwa cahaya di dalam ruangan seperti di dalam kantor yang diterangi lampu neon teran...
  • 2.PENGERTIAN & TEORI PUBLIC RELATIONS
    A. PENGERTIAN DAN DEFINISI PUBLIC RELATIONS  Public Relations terdiri dari dua buah kata, yaitu public dan relations. Dalam bahas...

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Blog Archive

  • ▼  2015 (50)
    • ►  Oktober (8)
    • ▼  September (42)
      • 7 Tips menjadi Public speaker yang handal
      • Cinta Jejaring Sosial (My Cerpen)
      • Model Komunikasi Dalam Public Relations
      • 4.TUJUAN DAN FUNGSI PR
      • 3.METODE PUBLIC RELATIONS
      • 2.PENGERTIAN & TEORI PUBLIC RELATIONS
      • F.RINGKASAN PERKEMBANGAN PUBLIC RELATION
      • E. Perkembangan PR di Indonesia
      • D. Perkembangan PR Di Dunia Ketiga
      • C. Perkembangan Keilmuan PR
      • B. Perkembangan PR dari Sudut Model Komunikasi
      • A. Perkembangan Praktek/Profesi Public Relations
      • 1.Sejarah Public Relations (PERKEMBANGAN PR)
      • 18.Fotografi (nonton) konser
      • 29.Penggunaan Dua Flash untuk Portrait Photography
      • 28.Memaksimalkan penggunaan satu flash untuk membu...
      • 27. Momen dan komposisi dalam human interest
      • 26.HDR (High Dynamic Range)
      • 25.WARNA AKURAT
      • 24.MEMAHAMI MODE MANUAL
      • 23.Memahami Exposure Value (EV) dan setelan low light
      • 22.Tips mengunakan elemen visual bayangan dalam fo...
      • 21.Kapan saya mengunakan mode manual dan aperture ...
      • 20.Belajar foto air slow speed dengan filter ND
      • 19. Foto bagus ?
      • 17.Komposisi – Aspek Rasio
      • 16.Beda exposure compensation dan flash compensation
      • 15.ASPEK TEKNIS DALAM FOTOGRAFI
      • 14.Noise
      • 13. TIPS 8 LANGKAH SEBELUM MEMOTRET
      • 12. MENGENAL TITIK FOKUS
      • 11.Mengenal ISO / ASA
      • 10. Belajar fotografi : Melihat cahaya
      • 9.Komposisi: Aturan sepertiga / rule of thirds
      • 8.Teknik fokus Hyperfocal distance
      • 7. Kapan ISO tinggi dibutuhkan
      • 6.Supaya foto tidak blur
      • 5.Bagaimana buat latar belakang foto jadi blur
      • 4.Mengendalikan Eksposur
      • 3.Memahami exposure dengan perumpamaan
      • 2.Segitiga emas fotografi – Exposure
      • 1.Mengenal Mode eksposur di kamera digital

Labels

  • BELAJAR FOTOGRAFI
  • BUSINESS
  • FASHION
  • HITS
  • ILMU KOMUNIKASI
  • METODE PUBLIC RELATIONS
  • MY CERPEN
  • PENGANTAR PUBLIC RELATION
  • PENGERTIAN & TEORI PUBLIC RELATIONS
  • PERKEMBANGAN PUBLIC RELATION
  • PUBLIC RELATIONS
  • SUCCESS
  • TUJUAN DAN FUNGSI PR

LATEST POSTS

  • Model Komunikasi Dalam Public Relations
    Model Komunikasi Dalam Public Relations Berikut ini adalah bagan dari orientasi Public Relations , yakni image building (membangun...
  • Psikologi Komunikasi (Aanalisis Iklan)
    -           ANLISIS IKLAN TEH PUCUK HARUM Saya tertarik menganalisa tentang iklan  TeH Pucuk Harum , iklan sebelumnya seringkali iklan Te...
  • TUGAS CHARACTER BUILDING (ANALISIS TOKOH)
    TUGAS MAKALAH  CHARACTER BUILDING (ANALISIS TOKOH) SEORANG DAHLAN ISKAN BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang Memiliki s...
  • 3.METODE PUBLIC RELATIONS
    3. M ETODE PUBLIC RELATIONS Sebelum menjelaskan mengenai PR/Humas, maka perlu diuraikan terlebih dahulu pengertian komunikasi. Me...
  • “Sejarah dan Proses terjadinya Segregasi dan Apartheid”
    Sosiologi Antropologi “ Sejarah dan Proses terjadinya Segregasi dan Apartheid ” BAB I PENDAHULUAN 1.1     Latar Belakang ...
  • 22.Tips mengunakan elemen visual bayangan dalam fotografi
    Tips mengunakan elemen visual bayangan dalam fotografi Jauh sebelum era fotografi, bayangan menjadi sebuah elemen visual yang mena...
  • “Penyimpangan Pancasila Sebagai Ideologi”
    Pendidikan Pancasila “ Penyimpangan Pancasila Sebagai  Ideologi ” BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang     Di era glob...
  • CHARACTER BUILDING ANALISIS FILM TOKOH FILM
    CHARACTER BUILDING ANALISIS FILM TOKOH FILM (DENIAS SENANDUNG DI AIAS AWAN) SINOPSIS Denias adalah seorang anak laki-la...
  • 23.Memahami Exposure Value (EV) dan setelan low light
    Saat baru belajar fotografi, banyak yang menganggap bahwa cahaya di dalam ruangan seperti di dalam kantor yang diterangi lampu neon teran...
  • 2.PENGERTIAN & TEORI PUBLIC RELATIONS
    A. PENGERTIAN DAN DEFINISI PUBLIC RELATIONS  Public Relations terdiri dari dua buah kata, yaitu public dan relations. Dalam bahas...

Like Us On Facebook

ContacPerson

(ANW PHOTOGRAPHY & ANW TRAVEL AND TOUR)

Popular Posts

  • “Penyimpangan Pancasila Sebagai Ideologi”
    Pendidikan Pancasila “ Penyimpangan Pancasila Sebagai  Ideologi ” BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang     Di era glob...
  • 3.METODE PUBLIC RELATIONS
    3. M ETODE PUBLIC RELATIONS Sebelum menjelaskan mengenai PR/Humas, maka perlu diuraikan terlebih dahulu pengertian komunikasi. Me...
  • “Sejarah dan Proses terjadinya Segregasi dan Apartheid”
    Sosiologi Antropologi “ Sejarah dan Proses terjadinya Segregasi dan Apartheid ” BAB I PENDAHULUAN 1.1     Latar Belakang ...

CATEGORY ARTICLES

BELAJAR FOTOGRAFI BUSINESS FASHION HITS ILMU KOMUNIKASI METODE PUBLIC RELATIONS MY CERPEN PENGANTAR PUBLIC RELATION PENGERTIAN & TEORI PUBLIC RELATIONS PERKEMBANGAN PUBLIC RELATION PUBLIC RELATIONS SUCCESS TUJUAN DAN FUNGSI PR

Instagram

Copyright © 2015 ANW.maGZ

Created By ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates